Upacara Sedekah Laut

sedekah-laut21 ISTILAH sedekah bumi dan sedekah laut sudah Iama dikenal bangsa kita jauh sebelum kita mencapai kemerdekaan dengan mendirikan Negara Republik Indonesia. Kedua istilah itu merupakan perpaduan, sintesis, atau sinkretisme antara kepercayaan lama dengan kepercayaan baru.

Sebelum agama Islam masuk ke Tanah Air -waktu itu belum muncul nama Indonesia- sebagian penduduk berpegang pada kepercayaan lama, yang dalam istilah Ilmu Agama (Science of Religion ) disebut animisme, dinamisme, fetisisme, dan politeisme. Sebagian yang lain memeluk agama Hindu dan Buddha. Mereka mempercayai adanya kekuatan supernatural yang mengusai alam semesta, berupa dewa-dewa.

Di antaranya ada dewa yang mengusai lautan (Varuna), dan menguasai bumi (Pertiwi ). Sebagai ungkapan rasa syukur dan pemujaan kepada dewa-dewa tersebut, mereka mengadakan upacara-upacara (ritual ), dengan membaca mantra-mantra dan mempersembahkan sesaji. Tujuannya agar para dewa memelihara keselamatan penduduk, menjauhkan mereka dari mala-petaka, dan melimpahkan kesejahteraan, berupa meningkatnya jumlah ikan di laut dan hasil pertanian.

Kedatangan agama Islam ke Nusantara dibawa oleh para mubalig yang dalam menyiarkan agamanya menggunakan metode persuasif. Mereka tidak secara drastis mengadakan perubahan terhadap kepercayaan dan adat istiadat lama, melainkan sampai batas-batas tertentu, memberikan toleransi, membiarkannya tetap berlangsung dengan mengadakan modifikasi-modifikasi seperlunya.

sedekah-laut-41Upacara-upacara yang dimaksudkan untuk memuja dewa laut dan dewa bumi dibiarkannya tetap berjalan, meski sebagian penduduk itu sudah memeluk agama Islam. Hanya saja, mantra-mantranya diganti dengan doa-doa secara Islam, dan nama upacara disesuaikan dengana ajaran Islam, yaitu dengan istilah sedekah laut dan sedekah bumi. Perubahan yang menyangkut aspek teologis dilakukan secara bertahap, sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial. Ini merupakan salah satu metode dakwah mubalig pada masa awal kedatangan Islam di Tanah Air kita.

Pengertian Sedekah

Sedekah berasal dari bahasa Arab: shadaqah. Dalam pengertian khusus, kata itu mengandung arti pemberian seorang muslim atau badan yang dimiliki oleh orang-orang muslim untuk memenuhi kepentingan seseorang atau umum dengan niat untuk memperoleh pahala dari Tuhan. Adapun shadaqah dalam pengertian luas, mencakup juga pemberian yang disebut zakat dan infaq.

sedekah-laut-8

sedekah-laut-9sedekah-laut-7

 

 

Berikut beberapa daerah yang melaksanakan sedekah laut ini:  Bantul,  Tegal,  Cilacap,  Cilacap Selatan, Marunda,  Teluk Penyu, Semarang, Kendal, Demak,  Pemalang, Rembang,  Pantai Baron, Jogja,  Trenggalek,  Purwodadi, Juwana, Tayu, Tuban, dan Lasem.  

About these ads

2 Responses to “Upacara Sedekah Laut”

  1. ngeri aku waktu liat sedekah laut di aceh.
    Itu kan cara walisongo dlm menyebarkan agama islam. Tapi kenapa sekarang masih di pakai yah..??

  2. maaf yang pertama salah tempat..

    ngeri aku waktu liat
    sedekah laut di cilacap.
    Itu kan cara walisongo
    dlm menyebarkan agama
    islam. Tapi kenapa
    sekarang masih di pakai
    yah..??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: